Perekenomian Masyarakat Desa Bokor

Desa Bokor merupakan salah satu desa yang terletak di Malang Selatan Kecamatan Tumpang. Desa ini memiliki berkah lebih karena letaknya yang berada di dataran tinggi. Jadi selain udara sejuk yang didapatkan, mata pencaharian sebagian warganya untuk menjadi seorang petani atau pengolah kebun sangat menjanjikan. Warga desa Tumpang menanam beberapa jenis sayuran khas dataran tinggi seperti: Sawi, Kubis, Kacang Panjang dan lainnya. Namun tak hanya itu terdapat beberapa tanaman dataran rendah seperti: beras, jagung tebu dan lain- lain ditanam juga di desa ini. Tentunya di desa ini juga terdapat penduduk dengan profesi lain seperti :Guru,polisi,peternak serta dalam bidang kesehatan seperti bidan, perawat dan profesi lain.

            Berikut adalah data perekonomian masyarakat desa Bokor dilihat dari sektor  pertanian, peternakan dan perikanan.

  1. Pertanian

Sebagai mata pencaharian utama masayarakat desa Bokor, pertanian menyumbang banyak pemasukan dalam segi perekonomian. Hampir sebagian besar lahan desa bokor dimanfaatkan sebagai lahan pertanian baik hak milik sendiri maupun lahan pertanian yang disewakan .Lahan pertanian yang luas berhasil dimanfaatkan oleh pemiliknya dengan baik melalui penanaman berbagai jenis sayuran maupun tanaman sumber pangan pokok (nasi dan jagung)  yang kemudian hasil  prodrksinya dijual langsung oleh pemiliknya ke pasar maupun melalui distributor. Dengan jumlah lahan pertaian yang luas desa ini menjadi salah satu pemasok utama sayuran di pasar Tumpang, beberapa hasil produksi pertanian desa Bokor diantaranya sebagai berikut:

 

JenisTanaman

Luas Lahan (Ha)

Hasil Produksi (ton/Ha)

Jagung

5,00

5,00

Cabe

2,40

720

Tomat

4,00

25,00

Sawi

6,00

24,00

Kubis

2,00

72,00

Mentimun

1,00

100,00

Terong

1,00

36,00

Kangkung

3,00

10,00

Kacang panjang

1,00

1,00

Padi sawah

30,00

6,00

 

  1. Peternakan

Selain pertanian masyarakat desa Bokor juga memperoleh pengahasilan dari peternakan, walaupun jumlah dan perkembanganya tidak sepesat pertanian namun mata pencaharian ini cukup berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi masyarakat Bokor. Beberapa jenis peternakan di desa Bokor sesuai data yang diambil pada januari 2018.   

Jenis Peternakan

Jumlah Pemilik

Perkiraan Jumlah Populasi

Sapi

147 orang

464 ekor

Kerbau

2 orang

6 ekor

Ayam Kampung

132 orang

732 ekor

Ayam Boiler

4 orang

22000 ekor

Kambing

41 orang

122 ekor

Domba

26 orang

78 ekor

Burung Puyuh

4 orang

12000 ekor

 

  1. Perikanan

Selain pertanian dan peternakan sebagian masyarakat desa Bokor juga memperoleh penghasilan dari budidaya ikan tawar. Budidaya dilakuakan dengan memanfaatkan lahan kosong dekat rumah maupun dengan sengaja membeli lahan baru untuk digunakan sebagai tempat budi dya ikan. Hasil budidaya ikan tersebut kebanyakan dijual  melalui distributor yang kemudian dipasarkan. Beberapa jenis ikan tawar yang dibudidayakan oleh masyarakat desa Bokor beserta jumlah produksi tiap tahun adalah sebagai berikut:

Jenis Ikan

Produksi

SaranaProduksi

Mujair

1,80 ton/th

Empang/kolam

Lele

6,48 ton/th

Empang/kolam

Nila

1,20 ton/th

Empang/kolam

 

Dengan penduduk sekitar 3 ribu jiwa, perekonomian desa bokor bukan hanya bergantung pada lahan pertanian saja namun terdapat pula berbagai sektor ekonomi dengan berbagai jenis profesi yang tentu saja berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi desa Bokor.

      

Jenis Pekerjaan

Laki – laki

Perempuan

Buruh Tani

75 orang

150 orang

Pegawai Negeri Sipil

10 orang

10 orang

Pedagang barang kelontong

2 orang

31 orang

Peternak

215 orang

4 orang

TNI

9 orang

-

Guru Swasta

12 orang

14 orang

Pedagang Keliling

22 orang

9 orang

Tukang Batu

19 orang

-

Wiraswasta

373 orang

168 orang

Perangkat Desa

8 orang

-

Buruh Harian Lepas

75 orang

25 orang

Buruh jasa perdagangan hasil bumi

16 orang

-

Pemuka Agama

10 orang

4 orang

Dan Lain – lain

60 orang

33 orang

 

Uraian diatas adalah data yang menunjukkan beberapa dan apa saja  sumber pemanfaatan kondisi lingkungan dan mata pencaharian masyarakat desa Bokor yang membantu dalam pertumbuhan bidang perekonomian.