A. VISI

          “Bersama Rakyat Mewujudkan Desa Bokor yang Lebih Maju dan Sejahtera”

B. MISI

Untuk meraih Visi Desa Bokor seperti yang sudah dijabarkan di atas, dengan mempertimbangan potensi dan hambatan baik internal maupun eksternal, maka disusunlah Misi Desa Bokor  sebagai berikut:

1.    Bidang Pemerintahan

Meningkatkan kualitas tata kelola Pemerintahan Desa dan pelayanan masyarakat, yaitu dengan cara:

  1. Membangun koordinasi serta kerjasama dalam meningkatkan peran lembaga yang ada di desa baik itu BPD, LPMD, PKK, RT, RW dan lainnya sesuai tugas pokok dan fungsinya berdasarkan peraturan yang berlaku, untuk bersama-sama mengabdikan diri demi kemajuan desa Bokor.
  2. Meningkatkan kinerja Aparat Pemerintah Desa yang lebih baik dalam mengemban amanah sebagai abdi negara serta memberikan pelayanan masyarakat yang lebih baik, sebagai wujud dari abdi masyarakat.
  3. Senantiasa memperhatikan dan menampung aspirasi masyarakat serta mewujudkannya sebagai persembahan kedaulatan di tangan rakyat.

2.    Bidang Pembangunan

Pembangunan yang ingin dicapai adalah pembangunan manusia seutuhnya yaitu pembangunan fisik maupun non fisik (mental)

a.  Pembangunan Fisik

  • Sektor Pendidikan:
  1. Meningkatkan dan memberdayakan lembaga pendidikan formal maupun non formal yang telah ada yaitu antara lain Pendidikan Anak Usia Dini, Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar dan tempat-tempat mengaji serta pendidikan yang lain.
  2. Mengupayakan sarana untuk mencerdaskan dan membudayakan gemar membaca bagi masyarakat dengan membentuk Perpustakaan Umum Desa.

 

  • Sektor Kesehatan:
  1. Memaksimalkan keberadaan Poskesdes, kegiatan Posyandu Balita maupun Lansia, serta peningkatan SDM Kader-Kader Posyandu dan Kesehatan yang ada dan mengupayakan adanya sarana transportasi berupa mobil siaga kesehatan.
  2. Mengembangkan dan membudayakan pemanfaatan tanah pekarangan dengan tanaman obat keluarga (toga) atau taman kitri, sehingga dapat membantu terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat.
  3. Sektor Perekonomian dan Perdagangan:
  4. Memaksimalkan peran Koperasi Wanita (Kopwan) dan unit-unit lain yang berorientasi pada permodalan usaha bagi masyarakat yang bersumber dari program pemerintah.
  5. Memberdayakan dan mengembangkan home industri maupun usaha kecil masyarakat, melalui pelatihan keterampilan maupun jalinan kemitraan dengan pihak lain, baik teknologi, permodalan maupun pemasaran.
  6. Mengupayakan terobosan baru melalui kegiatan pelatihan usaha produktif untuk menciptakan peluang usaha bagi masyarakat.

 

  • Sektor Pertanian:
  1. Memberdayakan dan memaksimalkan peran Gapoktan, Kelompok Tani dan tenaga penyuluh serta membentuk TarunaTani dan Wanita Tani sebagai upaya untuk peningkatan usaha tani yang dimulai dari pengetahuan tata cara bercocok tanam, penerapan teknologi tepat guna serta budidaya tanaman sampai pascapanen, sehingga bermanfaat bagi peningkatan penghasilan petani.
  2. Mengupayakan tersedianya sarana irigasi yang baik dan memadai di tingkat usaha tani.
  3. Memaksimalkan potensi sungai yang di samping untuk rigasi pertanian juga bisa dikembangkan untuk budidaya perikanan dalam bentuk keramba maupun kolam ikan.

 

  • Sektor Pembinaan Generasi Muda:
  1. Mendorong peningkatan aktifitas organisasi kepemudaan sebagai wahana berkumpul, bermain, berproduksi serta berkreasi dalam pengembangan potensi generasi muda itu sendiri. Yaitu antara lain; Karang Taruna, club-club olah raga, kelompok seni, dan budaya, serta organisasi kepemudaan lainnya yang berkedudukan di desa.
  2. Memfasilitasi sarana dan prasarana bagi kegiatan generasi muda sesuai kebutuhan dan sumber daya yang ada.

 

  • Sektor Infrastruktur:

Secara bertahap dan berkesinambungan akan memperbaiki dan meningkatkan keberadaan infrastruktur yang ada, baik itu berupa jalan, drainase, tempat pembuangan sampah, serta bangunan sarana publik lainnya.

 

b.  Bidang Non Fisik

  1. Memelihara kelangsungan kegiatan ibadah dan kegiatan keagamaan lainnya seperti pengajian, tahlilan, diba’an dan sejenisnya.
  2. Membina dan mengoptimalkan peran kaum ibu / perempuan melalui wadah Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan organisasi perempuan lainnya untuk turut memberi power terhadap semua program kegiatan yang ada di Desa Bokor tercinta ini.
  3. Mempertahankan dan melestarikan budaya gotong royong untuk saling membantu dan bekerja sama sebagai ciri khas utama masyarakat Desa Bokor.
  4. Membudayakan dan mempertahankan keberadaan dan aktifitas kegiatan-kegiatan sosial seperti kegiatan sinoman, sayan, dan pralaya / kematian yang telah berjalan, serta melestarikan kearifan lokal yang selama ini masih terpelihara dengan baik.
  5. Mengupayakan tetap terciptanya situasi yang kondusif, aman, tentram dan damai bagi Desa Bokor, dengan senantiasa menjalin komunikasi dan koordinasi antar elemen masyarakat untuk meminimalisir permasalahan yang timbul serta perlunya pemberdayaan kegiatan siskamling, sebagai wujud keamanan adalah tanggung jawab bersama.